By: Ulin Nuha
Isak sayup dalam kepedihan
Menahan nyeri yang menghujam badan
Menyaksikan pejuang kemanusiaan
Berjibaku di garda depan
Dengan alat tempur ala kadar
Membuat mereka rawan terpapar
Menyingkirkan rasa enggan
Demi sumpah profesi yang telah diucapkan
Berjuang bertaruh nyawa
Meninggalkan sanak keluarga
Melawan virus yang datang menyapa
Membersamakan para penderita
Yang sedang bertarung melawan Corona
Wahai para pemilik kebijakan
Tidak kah hati kalian tergetar
Melihat mereka yang menjadi pejuang di garda depan
Tidak kah kemanusiaan kalian terusik
Meyaksikan mereka berseragam kan jas hujan ala kadar
Bukankah kalian punya kuasa?
Tidakkah tergerak untuk turut andil nyata
Meski hanya menyediakan APD yang layak pakai
Lupakah kalian ada hisab yang menanti?
Tak ingatkah kalian bahwa kepemimpinan mu akan di mintai pertanggungjawaban?
Belum cukupkah korban yang berjatuhan?
Sehingga hatimu tetap membatu
Tak terusik
Bahkan mempertontonkan keponggahan,
Aksi unjuk kekuasaan
Minta rapid tes gratisan
Sungguh tak elok
Ketika para pejuang di garda depan bertaruh nyawa
Kalian justru diam tak bersuara
Bahkan menolak jasad mereka
Yang tumbang demi selamatkan jiwa sesama
Wahai para pejuang kemanusiaan
Semoga rida Allah menyertai langkah kakimu
Bersabarlah apapun kondisimu
Semoga Jannah menjadi hadiahmu
Doa kami bersamamu
Labels:
Puisi
Thanks for reading Pejuang Kemanusiaan. Please share...!

0 Komentar untuk "Pejuang Kemanusiaan"