Speak Up Banua

Penulis Bela Islam dari Akademi Menulis Kreatif Regional Kalimantan Selatan

"Buatlah karya yang menggoncang dan bersabarlah dengan proses panjangnya."

(Founder AMK - Apu Indragiry)

Fatamorgana


                       Oleh : R@dhia

Akhirnya, terungkap kisah lama
Dalang menyeru para wayangnya
Tergambar apik namun hanya sandiwara
Ya, sandiwara dalam dunia fana

Adalah ia yang selalu berkata namun dusta
Dustanya disambut penuh gembira
Rakyat terpedaya
Oleh kata dan janji manisnya

Kasihan kau wahai jelata
Terlalu suka dibohonginya
Akhirnya kini kau rasakan jua
Tertipu lagi untuk kesekian kalinya

Sstt, sudah jatuh tertimpa tangga pula
Namun tak salahnya tetap dipercaya
Katanya semoga mereka sadar dengan kesalahannya
Lalu bertaubat dengan taubat yang sebenarnya

Faktanya, mereka para durjana
Kembali membuat siasat liciknya
Tak mampu menjalankan tugasnya
Namun tetap ingin dipilih untuk periode selanjutnya

Kini, banyak yang angkat suara
Agar tak ada lagi yang memilihnya
Namun selalu ada saja akalnya
Dalang yang angkat bicara
Curangpun tak masalah baginya
Yang penting kursi tetap kan jadi miliknya
Itu kata mereka
Dan diiyakan saja oleh rakyatnya
Lagi-lagi mereka diam saja

Itulah fatamorgana
Labels: Puisi

Thanks for reading Fatamorgana. Please share...!

0 Komentar untuk "Fatamorgana"

Back To Top