Oleh: Mulyaningsih, S.Pt
Pemerhati masalah anak, remaja dan keluarga,
Anggota Akademi Menulis Kreatif
Semangat, penuh daya dan energi itulah sematan kata yang biasanya ada pada diri seorang pemuda. Ditambah lagi dengan predikat yang selalu menempel padanya, "Agent of Change". Begitulah adanya mahasiswa, dengan modal itu semua kerapkali digunakan untuk membawa suatu negeri ke arah perubahan. Tentunya ke arah yang lebih baik. Namun, terkadang usaha yang mereka lakukan itu seolah seperti aktivitas rutinitas yang belum mampu membawa pada suatu keadaan lain. Artinya, seolah mengulang kejadian demi kejadian tanpa ada hasil yang manis dan perubahan itu sendiri.
Aksi turun ke jalan dijadikan salah satu cara agar mampu menyampaikan semua aspirasi mereka. Tetapi, kondisi yang terjadi sekarang adalah penyampaian aspirasi tersebut masih berkutat pada pembahasan masalah cabang. Sehingga persoalan utama yang menjadi hambatan besar negeri ini untuk maju menjadi terhalang.
Mahasiswa dituntut untuk lebih kritis terhadap semua hal yang terjadi. Selain itu, memberikan solusi yang tepat adalah menjadi tanggung jawab mereka. Tentulah harus ada pondasi yang kuat dan kokoh dari para mahasiswa tersebut agar semua yang mereka gaungkan menjadi solusi nyata bagi negeri.
Sebagai seorang muslim, maka wajib bagi kita untuk berpegang teguh pada tali agama. Itulah kunci kesuksesan yang hakiki. Dengan begitu maka akan terpancarlah rona indah darinya. Karena sejatinya Islam mempunyai gambaran kompleks terkait dengan seluruh persoalan hidup manusia. Artinya, Islam punya solusi jitu untuk mengatasi semua persoalan tersebut.
Islam sebagai agama dan pandangan hidup manusia, tidak hanya mengatur seputar ibadah saja, namun semua aspek kehidupan masyarakat diatur. Islam menjadikan aqidah sebagai pondasi utama sehingga keimanan serta ketaqwaan individu tidak diragukan lagi. Jika para mahasiswa mau mengambil ini niscaya mereka akan menjadi problem Solver.
Contoh yang nyata telah tergambar dalam bingkai sejarah yang ditorehkan oleh para sahabat Rasulullah Saw. Sudah semestinya kita tiru dan amalkan apa yang membuat akhirnya para sahabat Rasul mampu berjaya. Dan Islam akhirnya mampu tersebar sampai ke dua per tiga negara di dunia ini. Sungguh prestasi yang tidak biasa-biasa saja, namun luar biasa.
Ketika Rasulullah Saw berdakwah, generasi pertama yang mau menerimanya mayoritas dari kalangan pemuda. Mereka selalu ada pada garda terdepan untuk menjaga dan melindungi Islam. Pasukan perang yang ada juga dipenuhi oleh para pemuda. Sebut saja Ali bin Abi Thalib, Saad bin Abi Waqash, Usamah bin Zaid dan masih banyak lagi.
Begitu pula dengan utusan Rasulullah untuk berdakwah adalah pemuda. Mushab bin Umair, beliau diminta oleh Rasulullah untuk berdakwah ke Madinah. Ia menjadi duta Islam yang pertama. Rela meninggalkan segala kebanggaan dunia dan menggantikannya dengan kemuliaan hakiki. Berkat kiprah dan kerja keras Mushab, dalam tempo kurang dari setahun hampir seluruh penduduk Madinah memeluk Islam.
Dari gambaran contoh diatas dapat ditarik satu kesimpulan bahwa posisi seperti itulah yang semestinya harus ada pada para pemuda Muslim kita. Mereka adalah para pengemban dakwah Islam yang terpercaya, duta-duta propaganda syariah Islam yang akan menjadi rahmat bagi seluruh penduduk bumi jika Islam diterapkan secara kâffah dalam bingkai sebuah negara.
Posisi dan peran pemuda inilah yang harus kita kembalikan agar sesuai dengan tuntutan Islam. Oleh karena itu, harus ada sebuah gerakan penyadaran kepada para pemuda Muslim yang dilakukan oleh semua pihak, khususnya partai politik Islam yang berpijak pada mabda (ide dan metode) Islam. Sejatinya peran penting pemuda akan teroptimalisasi dalam masyarakat yang menerapkan Islam secara kâffah.
Negara akan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pemberdayaan pemuda. Sistem pendidikan, pergaulan, sosial, ekonomi dan politik yang akan diterapkan negara mendukung pemberdayaan potensial para pemuda sebagai penjaga dan pelindung Islam terpercaya. Akal dan hati mereka akan senantiasa ditambatkan pada Islam dan kejayaan umatnya. Wallahu Alam
Labels:
opini
Thanks for reading Posisi dan Peran Pemuda Muslim. Please share...!

0 Komentar untuk "Posisi dan Peran Pemuda Muslim"