Oleh: Nor’alimah, S.Pd
Lidah memang tak bertulang
Sangat mudah mengucapkan pernyataan
Mengumbar janji manis yang menjulang
Meski sarat dengan kebohongan
Berbicara hanyalah untuk pencitraan
Seakan dirinya penuh kebaikan
Padahal semua penuh kepalsuan
Sulit bagi kita tuk mencari kebenaran
Tak ada rasa bersalah setelah mengucapkan
Tak ada rasa takut pada Rabb semesta alam
Masih adakah mutiara keimanan?
Di relung hati yang terdalam
Kebohongan akan terus berjalan
Menutup kebohongan dengan berbagai sikap
Tak peduli berapa banyak yang dirugikan
Agar topeng kepalsuan tak terungkap
Hati sungguh teriris-iris
Bagai disayat sembilu
Perih, pedih, dan meringis
Menyaksikan kebohongan yang begitu pilu
Sadarkah kalian wahai pembawa kebohongan
Kelak akan ada hari pertanggung jawaban
Setiap perbuatan dihisab penuh ketelitian
Termasuk lisan yang digunakan untuk kebohongan
Tak dapat lari dari yaumil mizan
Catatan amal diperlihatkan
Allah Maha Teliti dalam perhitungan
Dibandingkan alat ukur kehidupan
Mengapa lisan tak kau gunakan untuk kebaikan
Menyebarkan rahmat bagi seluruh alam
Sebagai wasilah pahala dan kenikmatan
Yang tiada bandingnya dalam kehidupan
Segera bertobat kepada Allah
Sebelum nyawa berada dikerongkongan
Hindari alibi dan berkilah
Agar tak berakhir dengan penyesalan
Labels:
Puisi
Thanks for reading Kebohongan. Please share...!

0 Komentar untuk "Kebohongan"